"Cantik, Agresif& Kontroversi"
Tak ada dalam sejarah India, petenis secemerlang Sania Mirza. Pada usia 20 tahun, ia masuk dalam deretan petenis top dunia.
Tak ada dalam sejarah India, ada petenis secemerlang Sania Mirza. Pada usia 20 tahun, ia masuk dalam deretan petenis top dunia. Petenis cantik ini sanggup membuat masyarakat India yang menggandrungi kriket menjadi mencintai tenis. Namunsosoknya pun lekat dengan kontroversi. Mulai dari agama yang ia anut, hinggatuduhan melecehkan bendera nasional India.
INDIA memang telah menghasilkan beberapa petenis top putra, diantaranya Vijay Amitraj, LeanderPaes dan Mahesh Bhupathi. Namun negara berpenduduk terpadat kedua di dunia initak pernah memiliki satu pun petenis putri yang menonjol. Hingga lahirlahsebuah nama yang kelak menggegerkan India, Asia, dan seluruh dunia, SaniaMirza.
Mirza yang kini berada di peringkat 31 dunia WTA (Women’s TennisAssociation) bukan hanya sosok fenomenal yang sarat prestasi. Petenis cantikberusia 21 tahun ini adalah sinonim dari ‘kontroversi’ dan ‘trouble’.
Penganut Islam konservatif India mengatakan bahwa Mirza berpenampilanterlalu seksi di lapangan saat bertanding. Hal itu disebut sangat bertentangandengan agama islam yang dianutnya.
“Tugas saya adalah memberikan 100 persen waktu saya di tenis dan biarkanraket saya berbicara. Jika saya memikirkan pendapat orang lain setiap waktu,maka saya tidak akan dapat bermain dengan baik,” ujarnya.
Kontroversi selanjutnya muncul saat ia memutuskan untuk berpasangandengan petenis Israel, Shahar Peer, di Wimbledon. Mirza dan Peer adalah temandekat dalam dunia tenis. Mereka telah bermain bersama sejak Jepang Terbuka2005. Ketika itu, mereka mencapai semifinal.
"Saya pikir, semua orang mencampuradukkan agama dan olahraga. Sayaadalah atlet dan agama adalah sesuatu yang sangat pribadi. Ya, saya memangmuslim, tetapi saya tidak mengerti kenapa hanya saya yang ditanyai tentangagama saya. Semua orang memiliki agama, saya ingin tahu mengapa orang laintidak ditanyai mengenai hal itu.” terangnya.
Mirza juga dituntut untuk meminta maaf atas penampilannya dalam sebuahfilm iklan. Iklan tersebut mengambil lokasi di dekat sebuah mesjid bersejarahdi India. Ia pun sempat menuai protes karena pernah berkomentar bahwa melakukanseks sebelum nikah dapat dibenarkan.
Namun kalangan muslim lain justru menganggap Mirza sebagai seorangpelopor bagi wanita muslim India berprestasi. Sebuah pendobrak dari kalanganmuslim yang minoritas di India. Tak hanya cantik dan hebat di lapangan, SaniaMirza juga memiliki aura kuat untuk membuat orang menyenanginya. Prestasi danpesonanya yang hebat bagi sebagian kalangan. Ia diyakini sanggup mengangkatmartabat wanita muslim India yang seringkali dilecehkan oleh kalangan HinduIndia
Mirza tidak hanya mendapat tentangan dari sebagian kaum muslim. Ia sempatmembuat marah publik di India karena dianggap tidak mempunyai jiwa nasionalis.Hal itu berawal saat Mirza tertangkap kamera mengangkat kakinya tepat di depanbendera India, saat jumpa pers di turnamen Hopman Cup beberapa waktu lalu.Mirza sendiri mengaku tidak sengaja dengan tindakannya itu.
“Saya menaikkan kaki saya karena saya kram, tapi hal itu ternyataberbuntut tuntutan ke pengadilan,” sesalnya.
Ia memang tergolong manusia yang sabar menghadapi tekanan. “Terkadang,harapan yang berlebihan itu juga memotivasi saya. Saya menyukai tekanan dansaya pikir hari ketika saya tidak lagi menyukai tekanan akan menjadi haridimana saya akan berkata saya tidak akan bermain lagi. Saya suka bermain jikaorang mengharapkan sesuatu,” jelasnya.
Namun Mirza tetaplah seorang remaja putri pada umumnya yang jugamemiliki perasaan sensitif. Kesal ‘diserang’ terus menerus, Mirza membuat pesandi setiap baju yang dipakainya, salah satunya saat tampil di Roland Garros,Perancis Terbuka.
‘Wanita berkelakuan baik jarang membuat sejarah (Well behaved womenrarely make history)’. Begitu salah satu pesan yang menghiasi kaoskesayangan Mirza.
Ada banyak pakaian lain yang memiliki pesan-pesan seperti itu dalamkopor bajunya, diantaranya, “I'm cute, no s**t (Saya manis, tidakjahat)”, “You can either agree with me or be wrong (Anda bisa setujudengan saya atau Anda salah)”.
"Sepanjang saya menang, orang seharusnya tidak peduli apakah roksaya terlalu pendek enam inci atau panjang enam kaki," protes Mirza.
Karena itulah pada akhir Februari silam, Mirza sempat menyatakankeinginannya untuk mengundurkan diri dari dunia tenis. Pernyataan mengejutkanini ia lontarkan setelah meraih kemenangan atas petenis Rusia, Vera Dushevina,dalam pertandingan babak pertama Dubai Terbuka.
“Ada saatnya ketika kita berada di bawah dan kesepian, dan saat itulahperanan keluarga sangat penting. Mengundurkan diri dari tenis? Hmm...itu adalah salah satu hal yang saya pikirkan,” terangnya.
REVOLUSI. Pada Februari 2005, petenis kelahiranMumbai, 15 November 1986 ini menjadi petenis putri pertama negeri itu yangmerebut gelar tunggal WTA. Petenis bukan unggulan berusia 18 tahun itumemenangi Heyderabad Terbuka dihadapan publiknya sendiri. Ia menundukkanunggulan nomor sembilan Alyona Bondarenko asal Ukraina 6-4, 5-7, 6-3.
Usai aksinya yang fenomenal itu, peringkatnya pun langsung melesat tajammenjadi 34 dunia. Sejumlah media besar India serta merta memuat headline memuja Sania.
“Benar-benar luarbiasa Sania”, begitu headline koran ‘Hindustan Times’Minggu. Sedangkan ‘Times of India’ menampilkan foto ukuran besar Mirza disertaijudul “Mirzaah! Dia Ajaib!”.
Masyarakat India menari-nari di jalan-jalan kota bagian selatan India,Hyderabad, Sabtu malam. Sebuah reaksi yang biasanya hanya diberikan atasprestasi olahraga cabang kriket.
"Anda mengubah kami dari kriket ke tenis," demikian bunyisalah satu spanduk. Bahkan Majalah Time Asia mendaulatnya sebagai ‘Asia’sHeroes’.
Kemenangan Mirza saat itu juga dianggap sebagai lompatan besar tenisputri di India. "Tidak seperti pria, tenis wanita di India punya sejarahkelam dan Sania berhasil melakukan revolusi," ujar petenis terbaik negaraitu, Ramanathan Krishnan, yang mencapai semifinal Wimbledon pada 1960 dan 1961.
Setahun sebelumnya, dia menjadi petenis termuda India yang merebut gelarinternasional dengan menjuarai nomor ganda dalam event sama. "Benar-benartidak bisa dipercaya, bahwa dia bisa melakukan itu begitu cepat," katamantan juara nasional Sai Jayalakshmy.
Ia adalah pahlawan India, bahkan sebelum menjuarai turnamen sekalipun.Ini yang terjadi ketika Mirza memenangi dua babak awal turnamen tenis grandslam Australia Terbuka di Melbourne. Inilah untuk pertama kalinya petenis putriIndia mampu menembus babak ketiga sebuah turnamen grand slam. Mirza dianggapseolah telah menjuarai turnamen tersebut.“Super Sania,” tulis ‘The Times ofIndia’ yang memuat foto Sania di halaman depan.
Brad Gilbert, pelatih Andre Agassi dan Andy Roddick, pernah meramalkanbahwa Mirza akan memasuki peringkat 50 besar dunia dalam satu tahun ke depan.“Kamu memiliki masa depan cerah,” ujarnya saat itu.
“Saya dan keluarga akan menyaksikan pertandingan dan memberikan dukungansetiap Sania mendapat angka,” kata Anil Khanna, Sekretaris Asosiasi TenisIndia.
Tahun 2006, Sania meraih award ‘WTA Newcomer of the Year’. Akhir Januari2008, ia menjadi petenis nomor 1 Asia, mengalahkan Li Na dari Cina.
AGRESIF. Salah seorang dari 10 petenis tercantik didunia versi ‘Xinhua’ itu mulai bermain tenis saat berusia 6 tahun. Ia dilatiholeh sang ayah, Imran Mirza. Sedangkan ibunya, Naseema, bekerja di bisnispercetakan. Ia memiliki satu-satunya adik, yaitu Anam.
Mirza merupakan penggemar berat film ‘Ocean's Eleven’. Aktor favoritnyaadalah Brad Pitt dan Hugh Grant. Ia juga menggilai film Bollywood, dengan aktorAkshay Kumar dan Raveena Tandon sebagai favorit. Selain menonton film, iasenang mendengarkan musik ‘Hindi Remixes’ dan Hip hop, termasuk Eminem. Meski dianggap berpenampilan seksisaat di lapangan, Mirza sesungguhnya seorang gadis cantik yang baik dalamkehidupan sehari-harinya. Ia pun dikenal sebagai sosok yang memegang adatIndia, tidak kebarat-baratan. Saat kebanyakan orang Eropa Timur mulaimeninggalkan tradisi kampung halamannya dan larut dalam kebiasaan Florida.Mirza bersikeras tetap memegang adat India dan Islam.
“Saya tetaplah saya karena saya berasal dari India," jelasnya
Mirza adalah seorang muslimah yang taat. Ayahnya bertutur bahwa Mirzamenunaikan sholat lima waktu setiap hari, rajin membaca Al Qur’an, dan berusahauntuk tidak bermain tenis selama bulan Ramadhan.
Begitu bersinarnya prestasi Sania tak pelak membuat masyarakat Indiayang tadinya menggandrungi kriket menjadi mencintai tenis. Aktris Bollywood,Aishwarya Rai adalah salah satu pengagum Mirza.
“Pesona Sania membuatku makin tertarik bermain tenis," ucap istriAbhishek Bachchan ini.
Mirza yang juga mengagumi Mahatma Gandhi ini rupanya suka mencicipiberbagai makanan di negara yang dikunjunginya. Termasuk ketika bertanding diMaroko, dia sangat menikmati sajian kebab dan couscous. Saya suka sekalimakanan khas Maroko seperti kebab. Rasanya mirip masakan India dan karena sayasuka daging, kebab menjadi salah satu makanan favorit saya," katanya.
Mirza yang digosipkan sempat dekat dengan aktor Bollywood, ShahidKapoor, pernah menerangkan kriteria pria idamannya. Tinggi minimal 180 meter,tampan, pengertian, serta suka kriket. Ia juga berujar, andai dirinya lelaki,maka ia akan lebih memilih jadi pemain kriket, cabang olahraga yang digilainya.
Sebagai seorang atlet, Mirza juga tak luput dari cedera. Akibat cederapergelangan kaki dan punggung, ia pun sempat absen selama lima bulan. Namundemikian Mirza mengatakan tidak akan merubah gaya permainannya yang agresif."Saya suka memukul bola sekeras mungkin. Saya pikir saya tidak sesabar sepertiyang orang harapkan," katanya.
Sania Mirza memang memiliki gaya permainan super agresif dengan pukulankeras dan lari yang cepat. Ia juga dianggap memiliki rasa percaya diri diatasrata-rata.
“Kekuatan utama dalam permaianan saya adalah agresifitas. Memang sangatmenguras energi. Namun saya pikir, jika saya menghilangkannya dan hanyabergantung pukulan forehand dan backhand, maka saya hanya akanmendapat angka nol.
Setiap hari, ia latihan rutin sampai lebih dari delapan jam. Ia biasabangun pukul 06.00, dan langsung berlatih fisik selama 1,5 jam. Lalu sarapanpagi. Pukul 08.00, ia kembali latihan di lapangan tenis sampai pukul 10.30.Pulang dulu ke rumah, belajar, dan tidur siang. Pukul 14.00, ia kembaliberlatih sampai pukul 16.30. Lanjut lagi dengan latihan fisik sampai pukul18.30. Demi meningkatkan kecepatan, kelincahan, dan kekuatan, 3-4 kali semingguia berlatih di gym.
Mirza juga menjelma menjadi ikon mode yang menggemparkan dengan tindikandi telinga dan hidung. Mirza setenar ikon Kriket, Sachin Tendulkar. Dimanasetiap penampilannya menjadi tren di jalan-jalan Hyderabad.
“Ada waktunya ketika saya akan santai dengan sedikit kebebasan pribadi,tapi itu berat ketika Anda adalah satu diantara satu milyar,” ungkapnya. FAISAL
SANIA MIRZA
Negara: India
Tempat Tinggal:Hyderabad, India
Tpt/Tgl Lahir :Mumbai, India/15 November 1986
Tinggi: 1,73 m
Berat:57 kg
Cara Bermain: TanganKanan (dua tangan - backhand)
Hobi: Renang, Musik
Petenis favorit:Steffi Graf
Prestasi
Perorangan
- Career record: 183-85
- Career titles: 1
- Ranking: No. 27 (27Agustus 2007)
Grand Slam
- Australian Open 3 (2005, 2008)
- French Open 2 (2007)
- Wimbledon 2 (2005, 2007)
- US Open 4 (2005)
Ganda
- Career record:125-59
- Career titles:7
- Ranking: No. 18 (10September 2007)
Medali, Asian Games
- Emas 2006 Doha (ganda campuran)
- Perak 2006 Doha (perorangan)
- Perak 2006 Doha (tim)
|