irinya mengenalseks setelah banyak bergaul dengan teman-teman yang telah lebih dahulumengenalnya. ‘Dulu aku suka mendengarkan pengalaman dari teman-temanku. Merekasuka cerita sama aku, ‘tadi malam, aku habis begini-begitu…’ Saat akumempraktekkannya sendiri, ternyata nggak jauh beda dengan yangdisampaikan teman-temanku, he… he… he…”
Julia, Mabuk Seks & ML diLaut
Membicarakan urusan ranjang dengan Julia Mendez, serupa dengan bercakapmengenai hal-hal yang mampu mengundang tawa. Seluruh pengalaman dan keinginanterliarnya dalam hal seks, dia ungkapkan secara terbuka. Ditingkahi tawanyayang memikat, Julia juga mengungkapkan betapa ia ingin bercinta di laut. Dansemua ia paparkan tanpa harus ada satu hal yang ditutup-tutupi.
“Sejak kapan mendapatkan pendidikan seks?”
“Sejak kuliah semester dua”
“Bagaimana kamu mengenal seks?”
“Aduh…susah banget menjelaskannya, tuh… He...he...he...Intinya, sih, aku kenal seks secara natural aja. Melalui pacaran, terus kenal, deh… He…he…he…”
“Kamu termasuk tipikal cewek yang penasaran dengan seks?”
“Nggak. Dulu aku suka mendengarkanpengalaman dari teman-temanku. Seru-seru deh…Mereka suka cerita sama aku, ‘tadi malam, aku habis begini-begitu…’ Atau, ‘abisnonton film terus langsung praktek. Hasilnya, begini-begitu…’ Terus saat akumempraktekkannya sendiri, nggak jauh beda dengan yang disampaikanteman-temanku, he… he… he…”
“Seberapa penting seks dalam hubungan pacarankamu?”
“Kalau dalam kehidupan pacaran, seks itu perlu.Kalau seksnya nggak cocok, bagaimana mau menjalankan hubungan yang lebihserius? Ha… ha… ha… Pokoknya, cocok dulu seksnya, baru ngomongin yang lainnya, he… he… he… “
“Jadi, seks itu adalah bumbu dalam sebuah hubungankamu?”
“Pastinya. Itu harus ada. Tapi yang paling penting,bukan itu aja, mesti harus ada chemistry-nya”
“Lebih pilih makesex atau make love?”
“Wah, kalau makesex aja aku nggak mau. Itu tidak menggunakan perasaan. Aku sih lebih memilih dengan didasari sebuahhubungan. Ada awalnya yang mengena di hati”
“Pernah melakukan just make sex?”
“Pernah juga, sih…Waktu itu, aku lagi mabuk berat, ha… ha… ha… Tapi abis itu nggak mau lagi. Kapok! He… he… he…”
“Ada alasan khusus?”
“Gimana, ya… Kenal sama seseorang saat nggak sadar, lalu saat bangun kaget, ‘ini siapa?’ Kannggak enak. Pengalaman itu,jadi pelajaran aja buat aku, he…he… he…”
“Cowok seksi menurut kamu?”
“Punya rasa humor yang tinggi, mapan, lebih dewasadalam bersikap.”
“Secara fisik?”
“Sebenarnya aku suka cowok yang kulitnya hitam.Tapi sampai saat ini, belum pernah dapat, ha… ha… ha…”
“Ada alasan khusus menyukai cowok yang berkulithitam?”
“Aku melihatnya, lebih macho. Dari dulu akusebenarnya memang senang dengan cowok yang kulitnya hitam. Apalagi kalau diamanis. Kan nggak bosan melihatnya. Tapi kalau namanya sudah mendapatkanyang tidak berkuli hitam dan selama menjalani hubungan itu chemistry-nya cocok, hitam atau putih, sama saja”
“Apakah cowok berkulit hitam juga macho di atasranjang?”
“Ha…ha…ha… itu juga salah satunya, sih…”
“Tapi, cowokmu saat ini berkulit putih…”
“Iya. Akupernah minta dia supaya menggelapkan kulitnya, ha… ha… ha…”
“Selain warna kulit?”
“Karena bentuk badan Julia kecil, aku suka dengancowok yang lebih tinggi. Rasanya seperti dilindungi”
“Apa fantasi liar kamu?”
“Sebenarnya, Julia tipikal yang nggak sukaberfantasi-fantasi. Jalani saja semuanya. Tapi jujur saja, sebenarnya ada.Julia ingin ML sambil berenang di laut dan hujan, he…he…he…”
“Bagiantubuh yang paling sensitif?”
“Pokoknya, kalau leherku sudah disentuh, wah,rasanya melayang…He… he… he…”
“Ada hal yang membuat kamu bad mood?”
“Kalau lagi merasa capek, pasti bad mood, deh…”
“Yang membuat kamu turn on?”
“Kalau lagi senang, badan nggak capek, dan baru ketemu pacar. Pastimenggebu-gebu, he… he… he…”
“Lalu?”
“Ya, langsung diterkam aja, ha… ha… ha…”
“Tapi, kamu dengan cowokmu menjalani hubungan jarakjauh…”
“Ya, ditahan-tahan aja. Paling lewat telepon…”
“Sex on thephone (SOP)?”
“Nggak tahu kalau itu namanya, sih.”
Julia, Sex on the Phone & Horny Saat Dugem
Julia tak henti-hentinya tertawa ketika membahas masalah sex on the phone ini. aktivitas yang sering ia lakukan dengankekasihnya yang berada di negeri tetangga. Sesaat ia berhenti tertawa ketikamendengar pertanyaan, lalu menyambung tertawa lagi. Alur bicaranya terdengarcukup hati-hati dan terkesan sedikit menghindar. Mimiknya menunjukkan ekspresiseseorang yang kelepasan berbicara.
“Sering melakukan sex on the phone?”
“Pokoknya kalau kita berdua sudah kangen dan nggak kuat lagi, ya, cuma itu salah satu cara yang tersedia, ha… ha… ha…”
“Bisaberapa lama melakukannya?”
“Bisa satu jam lebih, ha… ha… ha…”
“Ada momen-momen tertentu?”
“Nggak juga. Yang jelas, kalau dua-duanyasudah sama-sama horny, sudah nggak tahan lagi, ya, SOP aja… Lagi pula,daripada satu sama lainnya nanti malah selingkuh, he… he… he…”
“Boleh bagi-bagi resep?”
“Ha… ha… ha…Ya, masing-masing orang belum tentu sama bentuk SOP-nya. Kan ada rahasia-rahasia sendiri,he… he… he…”
“Tapi kalau kamu sendiri bagaimana resepnya?”
“Bayangin saja waktu lagi make love. Yang penting, jangan di depan orang alias lagi ramai.Harus di kamar sendiri, he… he… he…”
“Maksudnya?”
“Ya, kalau lagi di rumah, sendirian, terustelpon-teleponan yang obrolannya sudah mengarah-arah. Ya, SOP deh.”
“Speakerphone-nya dalam posisi on?”
“Nggak. Biasa saja seperti lagi telpon.Terus ngelakuin, deh, ha… ha… ha…”
“Sambil menggunakan dildo?”
“Nggak. Cukup dengan tangan saja”
“Pernah ketahuan?”
“Nggak dan semoga jangan sampai, ha… ha…ha…”
“Dengan SOP,Bisa mencapai orgasme?”
“Bisa. Bahkan bisa juga puas banget. Namanyajuga lagi mendengar suara pacar sendiri lagi ‘gimana-gimana’, ha… ha… ha…”
“Berapa sering melakukan SOP?”
“Seminggu sekali, ha… ha… ha… Untung sajadalam sebulan ketemunya tiga kali, he… he… he…”
“Saat bertemu, lebih suka kencan dengan suasanaseperti apa?”
“Di mana saja. Di mobil juga boleh… Yang pentinglangsung ‘terkam’, ha… ha… ha…”
Istilah ‘terkam’ yang menggelikan tersebut membuatpembicaraan berjalan mengasyikkan. Tak jarang Julia mengeluarkanistilah-istilah kocak lainnya. Ia terlihat tak harus berfikir lama saatmenjawab.
“Di dalam mobil?”
“Iya. Waktu itu lagi jemput pacarku dari bandara.Saat di dalam mobil, ya, sudah nggak tahan, langsung aja, deh… Padahalpacarku itu sambil nyetir. Tapi karena takut dilihat sama orang-orang, akhirnyadi rumah juga diselesaikannya, he… he… he… “
“Pernah mencoba quickiesex?”
“Belum pernah, sih,mencobanya… Ide bagus, tuh… Ha…ha… ha…”
“Kamu termasuk cukup aktif, ya?”
“Namanya juga pacaran jarak jauh, sekalinyaketemuan, hajar… Ha… ha… ha…”
“Pernah terjadi saat kamu sedang ‘ingin’ tapi cowokmu lagi capek?”
“Selama ini, pacarku itu nggak pernah nolak,tuh.”
“Kalau kamu sendiri, pernah menolak?”
“Pernah sih,aku sudah capek banget dan tertidur. Lalu dia ‘ngajak’. Akhirnya, kejadian jugadeh…”
“Suka bervariasi?”
“Cowokku yang seperti itu. Julia diajari sama dia,he… he… he…”
“Hal tergila yang pernah kalian lakukan berdua?”
“Di tempat dugem,kita sudah sama-sama horny. Niatnyaingin melakukan di tempat itu. Tapi was-was. Akhirnya, kita pulang aja…”
Text :Hendra, Zoel, Adisty, Faisal
Photographer: Joe Markus
Stylist :Diana KD
Make up :Uthe (081310965125)
Location :
- Hotel Kristal, Jl. Tarogong Raya, Cilandak Barat
JakartaPhone. (62-21) 7507050
Fax. (62-21) 7507110 (www.hotelkristal.com)
|